DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Selasa, 05 Juni 2012

Trisula Pasang Target Kenaikan Laba 100%


INILAH.COM, Jakarta – Distributor pakaian jadi, PT Trisula International Tbk menargetkan penjualan bersih sekitar Rp600 miliar pada 2012 dengan peningkatan laba bersih 100%. Sebanyak 165 lokasi penjualan akan menopangnya.

Sementara penjualan bersih tahun 2009 tercatat Rp178 miliar, naik menjadi Rp231 miliar di tahun 2010, dan pada 2011 meningkat lagi menjadi Rp288 miliar, sehingga laba bersih perseroan meningkat hingga 60% .

Perseroan saat ini mendistribuskan pakaian dengan merek antara lain JOBB, Jack Nicklaus, UniAsia, Man Club, dan lain-lain. "Tahun 2012 ini kita targetkan penjualan sekitar Rp600 miliar dan laba tumbuh di atas 100 persen," kata Lisa Tjahjadi, Direktur Utama PT Trisula International Tbk usai acara Public Expose Perseroan di Jakarta, Selasa (5/6/2012).

Lisa mengungkapkan hingga Desember 2011 perseroan telah mengoperasikan 165 lokasi penjualan di seluruh Indonesia. Dengan dana hasil IPO, perseroan akan menambah jumlah gerai dan toko sehingga distribusi dan lokasi penjualan lebih terjangkau konsumen dan mampu meningkatkan omzet penjualan. Ditargetkan sampai akhir tahun 2015 perseroan sudah memiliki jumlah gerai dan toko di 350 lokasi dan saat itu diperkirakan jumlah karyawan yang diserap bisa mencapai sekitar 1.000 orang.

Ekspansi usaha akan terus dilakukan oleh karena bisnis retail di Indonesia dinilai sangat prospektif. Dengan total populasi Indonesia yang mencapai 239 juta saat ini dan pendapatan per-kapita yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dapat dipastikan daya beli masyarakat juga semakin meningkat. Saat ini 65% penduduk terkonsentrasi di Pulau Jawa maka distribusi kita 75% di Pulau Jawa & Bali, sisanya Sumatra (17%), Sulawesi (4%), dan Kalimantan (4%).

Di sisi lain pembangunan dan perluasan pusat perbelanjaan di Indonesia juga semakin mendukung ekspansi. Saat ini jumlah pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia berada di sekitar 700 lokasi, di antaranya 130 buah ada di Jakarta memberikan peluang yang terbuka lebar bagi penambahan jumlah gerai yang ada.

Upaya peningkatan pangsa pasar seragaman domestik akan menjadi area yang akan terus dikembangkan dari pelanggan badan usaha swasta dan pemerintah yang sudah ada saat ini seperti perbankan, airline, pemerintah daerah, BUMN, rumah sakit, universitas, dan seterusnya. [tjs]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1868673/trisula-pasang-target-kenaikan-laba-100

Tidak ada komentar:

Posting Komentar