DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 14 Juni 2012

Mei, Eksplorasi Aneka Tambang Capai Rp30,4 M


INILAH.COM, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk aktifitas eksplorasi Mei 2012 pada komoditas nikel, emas, bauksit, batubara, dan batu gamping menelan biaya sebesar Rp30,4 miliar.

Untuk eksplorasi nikel dilakukan di daerah Buli, Maluku Utara; Lalindu dan Mandiodo, Sulawesi Tenggara; serta Pulau Gag, Papua Barat. Total biaya eksplorasi nikel selama Mei 2012 mencapai Rp8,3 miliar.

Eksplorasi emas di daerah Jawa Barat, Banten, Jambi, Sulawesi Barat, dan Papua dengan biaya sebesar Rp19,1 miliar. Di wilayah Cibaliung, Banten, aktivitas eksplorasi terdiri dari perseroan pemetaan geologi, pemboran, dan pemeriaan inti bor. 

Antam melakukan kegiatan eksplorasi bauksit di Mempawah, Landak, Tayan, dan Munggu Pasir, Kalimantan Barat. Total biaya eksplorasi bauksit selama bulan Mei 2012 adalah sebesar Rp2,4 miliar. Aktivitas eksplorasi di daerah-daerah tersebut meliputi pengukuran kisi, uji sumur, dan pemercontoan.

Sementara untuk batu bara dan batu gamping Antam telah melakukan survei tinjau wilayah-wilayah Sintang, Kalimantan Barat, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, dan Bangko, Jambi. Selain itu, Perseroan juga melaksanakan peninjauan prospek mineral batu gamping di area Sangaji, Maluku Utara. Total biaya yang dihabiskan untuk rangkaian aktivitas ini di Mei 2012 mencapai Rp719,8 juta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar