Bursa Asia melemah pada sesi perdagangan hari Kamis setelah diturunkannya peringkat kredit Spanyol dan Cyprus pada Rabu malam kemarin dan juga menjelang dilangsungkannya pemilu ulang di Yunani.
IHSG terpuruk 1.78% dengan ditutup di 3791.62 setelah sempat melemah hingga 3777.96 sedangkan indeks LQ-45 dan IDX30 masing-masing tergerus 1.93% dan 1.98%. Seluruh sektor melemah dengan penurunan terbesar terjadi di sektor aneka industri (-2.94%), properti (-2.89%) dan diikuti oleh sektor perdagangan (-2.15%). Sektor barang konsumsi merupakan sektor yang mengalami penurunan terkecil yaitu 0.52%.
Peringkat Cyprus dipangkas oleh Moody’s dari Ba1 menjadi Ba3 sedangkan untuk Spanyol peringkatnya diturunkan dari A3 menjadi Baa3 atau sebanyak tiga peringkat.
Menurut Moody’s, peringkat Spanyol ini masih dapat terpangkas lagi mengingat akses Spanyol terhadap pasar utang internasional semakin terbatas dan juga karena masih lemahnya perekonomian nasional Spanyol. Berdasarkan rating Fitch, Spanyol saat ini berada di level BBB, satu level diatas Moody’s namun pada outlook negatif; sementara berdasarkan penilaian S&P, Spanyol saat ini berada di peringkat BBB-plus namun juga dengan outlook negatif.
Cyprus juga dinilai menghadapi keterbatasan dalam akses kredit di pasar internasional dan terancamnya eksistensi Yunani di euro menjadi ancaman terbesar pada sektor perbankan Cyprus. Peringkat Cyprus di S&P berada di BB-plus dengan outlook negatif, sedangkan oleh Fitch Cyprus ditempatkan pada BBB-minus, masih dalam peringkat investasi namun hanya satu tingkat di atas kategori junk. Fitch juga menempatkan Cyprus pada outlook negatif.
Menjelang pemilu ulang di Yunani para investor cenderung memilih untuk menantikan hasilnya dimana dikhawatirkan apabila pemilu ini dimenangi oleh partai anti-austerity akan meningkatkan kemungkinan keluarnya Yunani dari euro. Partai-partai ini apabila menang akan berupaya untuk menegosiasikan kembali syarat-syarat penerimaan dana bailout yang sebelumnya telah disepakati antara Yunani dengan Uni Eropa, ECB dan IMF.
Dari Yunani sendiri dikabarkan bahwa para nasabah perbankan menarik uang mereka dari bank dan mulai menimbun makanan menjelang pemilu hari Minggu mendatang.
Kekhawatiran juga tertuju pada Italia dimana spekulasi merebak bahwa Italia akan menjadi kartu domino berikutnya yang jatuh menyusul Spanyol, Irlandia, Portugal dan Yunani.
Tembusnya support di 3805 mengindikasikan bahwa kenaikan indeks menuju 3909.39 beberapa waktu lalu hanyalah koreksi dari penurunan tajam sebelumnya. Akibatnya, indeks berpeluang untuk melanjutkan penurunannya menuju support berikutnya di 3772-3776 (yang merupakan level terendah hari Kamis ini). Jika berhasil terlewati, indeks akan mengincar support berikutnya di 3738 dan area sekitar 3700-3711. Di sisi resistance, hanya apabila indeks berhasil melewati level 3909 outlook yang saat ini bearish dapat berubah menjadi netral.
Kinerja bursa Eropa dan Amerika malam ini akan menjadi acuan untuk indikasi arah indeks hari Jumat besok.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar