DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Jumat, 08 Juni 2012

Peringkat BBRI 'AAA', ADHI Dinaikkan Jadi 'A'


IMQ, Jakarta —  Pefindo menetapkan peringkat 'AAA' untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) serta menaikkan peringkat PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menjadi 'A' dari sebelumnya 'A-'. Outlook untuk rating perusahaan stabil.

Menurut analis Pefindo Hendro Utomo peringkat mencerminkan dukungan yang kuat dan terbukti dari pemerintah Indonesia, posisi usaha yang superior, dan performa profitabilitas yang sangat baik. Akan tetapi, peringkat tersebut sedikit terbatasi oleh tingkat permodalam yang moderat.

BBRI adalah bank komersial milik negara dengan fokus usaha dibidang pembiayaan mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan operasional BBRi didukung oleh 40.044 karyawan di jaringan kantor perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Pada akhir Desember 2011, pemegang saham BRI terdiri atas pemerintah Indonesia 56,76% dan publik 43,25%.

Analis Pefindo Vonny Widjaya menambahkan Pefindo juga menetapkan peringkat 'A' untuk rencana penerbitan obligasi berkelanjutan I Adhi Tahap I tahun 2012 dengan maksimal Rp1,25 triliun dan 'A(sy)' untuk rencana penerbitan sukuk mudharabah Berkelanjutan I Adhi Tahap I tahun 2012 senilai Rp250 miliar.

"Kenaikan peringkat tersebut terutama disebabkan oleh perbaikan yang signifikan pada rasio proteksi arus kas perusahaan," katanya.

Faktor lain yang mendukung peringkat tersebut adalah posisi perusahaan yang kuat di bisnis konstruksi domestik dan keuntungan sebagai perusahaan konstruksi milik negara. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kebutuhan pendanaan yang besar untuk modal kerja dan ekspansi bisnis, resiko terkait investasi baru, dan lingkungan bisnis yang relatif volatilitas pada industri konstruksi.

Saat ini, ADHI membagi aktivitas bisnisnya menjadi tiga kategori utama, antara lain jasa konstruksi, EPC dan investasi. ADHI adalah perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Per akhir Desember 2011, komposisi pemegang saham perusahaan adalah pemerintah Indonesia 52,3%, publik sekitar 42,5%, ABM Amro Bank NV 5,1%, dan manajemen dewan direksi 0,1%.

http://www.imq21.com/news/read/69894/20120608/155330/Peringkat-BBRI-AAA-ADHI-Dinaikkan-Jadi-A-.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar