DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Jumat, 08 Juni 2012

Gandeng 18 Tenant, Telkom Kembangkan Industri Kreatif Digital


IMQ, Jakarta —  Guna mendukung pertumbuhan industri kreatif digital di Indonesia, PT Telkom Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan 18 tenant (komunitas dan perusahaan pengembang perangkat lunak) Bandung Digital Valley. Perjanjian kerjasama ini dalam pengembangan dan inkubasi bisnis bidang teknologi informasi dan komunikasi.

"Melalui program inkubasi dan Indigo Venture 2012 ini, Bandung Digital Valley khususnya dn industri kreatif digital Indonesia telah melakukan langkah strateig dalam membangun industri kreatif di Indonesia yang lebih bergairah," ungkap Direktur Utama Telkom Arif Yahya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (8/6).

Arif menambahkan Bandung Digital valley akan memberikan edukasi dan advokasi bagi seluruh pengembang, baik kompetensi teknis maupun kompetensi bisnis sehingga setiap pengembang aplikasi dapat mengkomersialisasikan hasil inovasinya secara terencana dan tepat sasaran.

"Kami juga mengajak semua pihak untuk mendukung program inkubasi untuk angkatan selanjutnya dengan harapan agar program ini dapat berkelanjutan dan menumbuhkembangkan industri kreatif digital Indonesia," ungkapnya.

Ruang lingkup kerjasama tersebut mencakup pengembangan dan inkubasi bisnis dengan memanfaatkan fasilitas yang ada pada Bandung Digital Valley sebagai pendukung pengembangan bisnis yang meliputi, kegiatan pelatihan bisnis dan pelatihan teknik, kegiatan pendampingan bisnis, fasilitas tempat kerja, workshop, fasilitas peralatan pendukung (server & gadget), fasilitas Internet, fax dan telepon, fasilitas ruangan rapat, fasilitas ruangan pelatihan, kegiatan matchmaking kepada pasar (pengguna produk) dan kegiatan matchmaking kepada pemodal.

"Kerjasama ini merupakan angkatan pertama yang akan berjalan sekitar 6 bulan. Kedelapan belas komunitas dan pengembang perangkat lunak," ujarnya.

Adapun ke-18 pengembanga perangkat lunak, antara lain Aegis Labs, PT Sinergi Multi Cipta, Beenary Lab, CV. Cool Laboratory, Digital Happines, Educative Games, Game Tag Studio, iTrace, Mars Studio, Media Ajar Studio, NewBee Corp, PesanLapang.com, PT Satuklik Informatika Nusantara, Ulin Gameworks, PT Bara Praja Indonesia, PT Kojo Anima, CV. Tarie Multimedia Solusindo dan Komunitas 3D Animasi.

Sedangkan peserta Indigo Venture 2012 adalah Majapahit online, SKACI, dan The Adventures of Wanara.

"Kerjasama ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kelangsungan bisnis teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia,” paparnya.

Bandung Digital Valley merupakan inisiatif TELKOM berkerjasama dengan Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) sebagai pengelola operasional dalam mengembangkan ekosistem yang kondusif, sehingga akan tercipta percepatan pertumbuhan information communication technology (ICT) di Indonesia.

http://www.imq21.com/news/read/69924/20120608/170956/Gandeng-18-Tenant-Telkom-Kembangkan-Industri-Kreatif-Digital.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar