DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Senin, 04 Juni 2012
Energi Manajemen Akan Jadi Anak Usaha PGN
JAKARTA - Kementerian BUMN berencana mengalihkan 100 persen saham milik negara di PT Energi Manajemen Indonesia (Persero) kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS/PGN).
”Hal ini sebagai upaya penyelamatan dan pengembangan,” ujar Deputi Menteri BUMN Bidang Privatisasi dan Perencanaan Strategis Pandu Djayanto dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR-RI bersama Menteri BUMN tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian BUMN tahun 2013 dan Program Privatisasi tahun 2012 di gedung DPR MPR-RI, Jakarta, Senin.
Pandu menambahkan, dengan pengalihan saham ini maka PT EMI akan menjadi anak perusahaan PGN, sehingga perseroan akan melakukan restrukturisasi dan pengembangan PT Energi Manajemen.
Ia mengungkapkan pada 2011, PT Energi Manajemen memiliki utang sebesar Rp 28 miliar, dengan ekuitas sekitar Rp 4 miliar atau tergerus 63,36 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 11 miliar.
Kesulitan keuangan yang mendera perusahaan, di mana ekuitas menurun akibat dari kerugian yang terus menerus, dikhawatirkan pada 2012 neraca perusahaan ini akan negatif.
Perseroan juga mencatatkan rugi bersih pada 2011 sebesar Rp 7 triliun. Padahal, penjualan berhasil dikantongi sebesar Rp 9 triliun. Sebagian besar pendapatan berasal dari proyek pemerintah dan BUMN.
Dalam periode 2008-2011, proyek yang ditangani perseroan didominasi oleh jasa audit energi dan pelatihan, sedangkan akses ke sumber pendanaan sangat terbatas.
Untuk return on asset (ROA) tercatat negatif 22 persen, return on equity (ROA) negatif 145 persen, serta DER tercatat 700 persen.
Saat ini, jumlah karyawan Energi Manajemen sebanyak 70 orang, terdiri atas 30 orang tenaga engineer dan 47 orang tenaga pendukung.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan pengalihan 100 persen saham negara di Energi Manajemen kepada PGN menyusul rencana restrukturisasi di tubuh BUMN energi. (tk/ant)
http://www.investor.co.id/home/energi-manajemen-akan-jadi-anak-usaha-pgn/37577
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar