DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Jumat, 15 Juni 2012

Saham MNC Sky Vision Ditawarkan Rp1.460


INILAH.COM, Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk menawarkan harga penawaran umum saham perdana di kisaran Rp1.460-Rp1.750. Perseroan akan diperkirakan meraih dana sebesar Rp2,06 triliun-Rp2,47 triliun dari hasil penawaran umum saham perdana.

"Saham yang dilepas sebesar 20%, dengan jumlah saham divestasi sebesar 8% dan sisanya saham baru," tutur Direktur Utama PT MNC Sky Vision Tbk Rudijanto Tanoesoedibjo, Jumat (15/6/2012).

Pihaknya akan melakukan road show ke Asia, Amerika Serikat dan Eropa pada minggu depan dalam rangka penawaran umum saham perdana. PT MNC Sky Vision Tbk menawarkan sebanyak-banyaknya 1.412.776.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 kepada publik.

Saham tersebut terdiri dari saham baru sebanyak 847.666.000 saham biasa atas nama dan sebanyaknya 565.110.000 saham biasa atas nama miliki PT Bhakti Investama Tbk sebagai pemegang saham penjual. Sehingga jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum saham perdana ini sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan. Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan, Jumat (15/6/2012).

Dana hasil penawaran umum saham perdana tersebut sekitar 70% akan digunakan untuk belanja modal seperti pembelian peralatan penyiaran dan peralatan penunjang penyiaran, melunasi sejumlah pinjaman dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk senilai Rp50 miliar dengan bunga 7,51% per tahun, melunasi pinjaman ke PT Global Mediacom Tbk senilai Rp170 miliar dengan tingkat bunga 8%, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja seperti penarikan dan rekondisi dekoder dan perbaikan fasilitas kerja di Perseroan.

Perseroan telah menunjuk PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Jadwal perkiraan penawaran umum saham perdana antara lain tanggal efektif pada 27 Juni 2012, masa penawaran pada 29 Juni-3 Juli 2012, penjatahan pada 5 Juli 2012, pengembalian uang pemesanan dan distribusi saham secara elektronik pada 6 Juli 2012, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2012. [tjs]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar