DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 16 Mei 2012

Harum Energi targetkan produksi naik 30% di 2012


JAKARTA. PT Harum Energy Tbk (HRUM) menargetkan volume produksi batubara di tahun ini bisa meningkat 30% dibanding tahun lalu, yaitu mencapai 13 juta ton. Sepanjang 2011, produksi perusahaan tambang ini hanya 9,7 juta ton.
Direktur Utama HRUM Ray Antonio Gunara menyebutkan, adapun volume penjualan mencapai 10,4 juta ton. "Nah untuk volume penjualan kami, bisa lebih banyak sekitar 1-2 juta ton dari volume produksi," kata Ray.
Dari volume penjualan tersebut, nantinya 70% dijual dengan sistem kontrak dan sisanya dijual di pasar spot.

Lebih lanjut, Ray bilang, volume penjualan HRUM pada kuartal pertama tahun ini sebesar 3,6 juta ton. Sebagian besar penjualan dialokasikan untuk pasar ekspor. Dimana 39% penjualan ke Korea Selatan, 33% untuk pasar Taiwan, 15% bagi China dan sekitar 9% untuk Malaysia.

Pada kuartal I-2012 tersebut, HRUM memiliki harga jual rata-rata sebesar US$94 per ton. Kinerja di kuartal I-2012 meningkat 77% dari sisi pendapatan tahun lalu, yaitu menjadi Rp 2,6 triliun.

Untuk meningkatan volume produksi tersebut, Ray mengungkapkan, perusahaan menganggarkan belanja modal sebesar US$ 30 juta. Dana tersebut diambil dari kas internal HRUM yang sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar